Rumah yang sehat adalah rumah yang memenuhi kriteria pembangunan yang baik. Rumah dengan jumlah ventilasi cukup, perawatan maksimal dan area pembuangan yang jauh dari sumber mata air adalah beberapa ciri rumah sehat. Sebenarnya, tidak hanya ciri di atas saja dalam pemenuhan rumah sehat, menjaga kebersihan lantai dan lingkungan juga menjadi prioritas utama.

Apakah rumah yang sehat adalah rumah berlantai keramik?

Tidak selalu demikian tetapi sangat dianjurkan karena lantai dari tanah masih mengandung banyak kuman dan bakteri yang bisa menyebabkan anggota keluarga mudah sakit. Logikanya, jika rumah Anda masih belum berlantai semen atau keramik maka setiap orang yang datang tentunya akan menapakkan kakinya dengan alas kaki dan di bawah alas tersebut terdapat banyak kotoran dari luar ya?

Namun, jika Anda melapisi lantai tanah minimal dengan plester semen atau keramik sederhana, orang yang masuk akan melepaskan alas kaki dan kotoran yang menempel tidak akan terbawa masuk. Pada intinya, rumah yang sehat adalah rumah yang salah satu cirinya memiliki lantai bersih dari kotoran dengan cara dilapisi memakai keramik atau lapisan lantai epoxy. Setelah lantai terlapisi jangan lupa juga untuk rutin membersihkan.

baca juga: poles lantai bandung

Lantai dengan lapisan tertentu bisa menjadikan rumah sehat atau sebaliknya?

Tren yang kini menjadi sorotan adalah mengecat lantai dengan bahan epoxy, tujuannya untuk melindungi lantai dari kerusakan jangka waktu lama, melindungi lantai dari goresan yang akan membuat tampilan kurang menarik serta menjaga kebersihan lantai karena tingkat pelapisannya memudahkan Anda dalam mengepel lantai.

Saat ini telah banyak pihak yang menerapkan lapisan lantai kendati telah memakai keramik karena mereka ingin mendapatkan kualitas rumah sehat. Adapun kelebihan yang bisa Anda rasakan dari epoxy lapisan lantai:

  1. Lantai lebih indah

Dari segi artistiknya, cara membersihkan lantai keramik dapur dengan lapisan epoxy atau pengecatan menjadikan lebih kilau dan nyaman. Tidak licin tetapi terlihat mengkilap. Berbeda dengan lantai keramik yang akan terlihat mengkilap usai dipel.

  1. Lantai lebih sehat

Karena tidak ada sambungan antara cat dengan bagian bawahnya sehingga jamur atau bakteri enggan untuk hinggap lama dan bersembunyi.

  1. Lantai lebih mudah dirawat

Karena dengan sistem pengecatan membuat lantainya menjadi lebih halus, tertutupnya pori-pori dan menjaga lantai dari goresan tajam seperti kerikil yang terbawa atau gesekan kaki meubelair. Dengan tekstur lebih mengkilap inilah lantai bisa dengan mudah dirawat.

  1. Lantai lebih awet 

Kerusakan lantai akan lebih minimal karena epoxy mengandung 3 kali lapisan cat perlindungan yaitu bonding epoxy, pengecatan dasar bagian epoxy dan top coat epoxy. Ketiga lapisan tersebut akan menjadikan lantai rumah Anda terbebas dari kerusakan.

Jika lantai kotor, pakai pembersih apa sih yang manjur?

baca juga: general cleaning service bandung

  1. Cuka putih plus air

Cuka dapur adalah bahan alami murah meriah yang mampu membunuh kuman dalam waktu singkat. Bau cuka memang tidak enak tetapi akan hilang cepat setelah kering. Cuka bisa dicampurkan dengan air biasa untuk membersihkan minyak yang menempel pada lantai keramik dapur. Konsentrasinya cuka 3:2 agar larutan tersebut bisa melunturkan kotoran bandel dan melekat terlalu lama di lantai. Namun, jika Anda masih belum yakin bisa tambahkan cuka dengan perbandingan 5:2 sebagai cara membersihkan lantai dapur.

  1. Lemon, cuka dan air

Lemon dan cuka yang dipadukan menjadi satu akan lebih ampuh dalam mengatasi lemak atau kotoran lantai seperti sisa lilin, minyak atau sisa nasi yang menempel. Jika Anda tidak suka dengan aroma cuka bisa tambahkan lemon sebanyak yang diinginkan sekaligus menjadi bahan asam untuk melepaskan debu dan keset.

Jangan lupa tambahkan air sebagai bentuk penetral larutan.

  1. Minyak bijih rami plus air

Kedua bahan tersebut biasanya dipakai untuk mengembalikan kilauan lantai dari bahan kayu karena memiliki kandungan bahan yang cukup baik. Bisa sebagai cara membersihkan toren air.

  1. Soda, minyak kayu putih dan air

Bahan alami lainnya yang bagus untuk merontokkan lemak adalah campuran soda, minyak kayu putih dan air. Ketiga komponen itu bisa dipakai dalam membersihkan kotoran membandel, merawat lantai dan menjaga kesehatan karena minyak atsiri (kayu putih) punya sifat anti bakteri.

Banyak ibu rumah tangga yang mengeluh karena lantai dapurnya berasa minyak dan membahayakan jika anggota keluarga berjalan. Minyak bisa membuat kaki terpeleset karena licin, dengan mencoba bahan alami diatas dijamin minyak yang menempel hilang. Cara membersihkan lantai dapur yang berminyak adalah menyerapnya dahulu dengan kain berbahan serat tebal seperti kaos. Kemudian, kucuri sabun cuci piring lalu bilas pada area yang kotor saja. Setelah dirasakan kering namun masih ada sisa lemak, Anda gunakan salah satu bahan di atas.